NILAI SOSIAL
Nilai sosial adalah sebuah konsep abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk , indah atau tidak indah , dan benar atau salah .
Pengertian Nilai Sosial Menurut para Ahli
Kimball Young
Nilai sosial adalah asumsi yang abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang dianggap penting dalam masyarakat.
A.W.Green
Nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek.
Woods
Nilai sosial merupakan petunjuk umum yang telah berlangsung lama serta mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari
M.Z.Lawang
Nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan,yang pantas,berharga,dan dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang bernilai tersebut.
Soerjono Soekanto
Nilai adalah konsepsi abstrak dalam diri manusia tentang apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk
CIRI-CIRI NILAI SOSIAL
1. Merupakan konstruksi masyarakat sebagai hasil interaksi antarwarga masyarakat
2. Disebarkan di antara warga masyarakat (bukan bawaan lahir).
3. Terbentuk melalui sosialisasi (proses belajar)
4. Merupakan bagian dari usaha pemenuhan kebutuhan dan kepuasan sosial manusia.
5. Bervariasi antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain.
6. Dapat mempengaruhi pengembangan diri seseorang.
7. Memiliki pengaruh yang berbeda antarwarga masyarakat.
8. Cenderung berkaitan satu sama lain dan membentuk sistem nilai.
FUNGSI NILAI SOSIAL
Menurut Drs. Suprapto, fungsi nilai sosial:
1.Seperangkat alat untuk menetapkan “harga sosial” suatu kelompok
2.Mengarahkan masyarakat dalam berpikir dan bertingkah laku
3.Memotivasi seseorang untuk mewujudkan harapan sesuai peranannya
4. Sebagai alat solidaritas di kalangan anggota kelompok
5. Sebagai alat kontrol sosial
Macam-macam Nilai Sosial
1. Nilai Etika
Etika adalah tentang nilai baik dan buruk yang terkait dengan perilaku seseorang dalam kehidupan bersama.
2. Nilai Moral
Merupakan nilai yang berhubungan dengan jiwa/hati/ perasaan seseorang dalam melakukan tindakan.
3. Nilai Agama
Tindakan-tindakan sosial yang berkaitan dengan tuntunan agama.
4. Nilai Hukum
Nilai hukum terkait dengan perundang-undangan yang berlaku.
Nilai Sosial menurut Prof. Notonegoro:
Klasifikasi nilai berdasarkan cirinya
1. Nilai Dominan
Nilai dominan adalah nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai lainnya.
Contoh :
Seorang pelajar akan berangkat ke sekolah, melihat temannya kecelakaan, dia memilih menolong temannya dan membawa ke rumah sakit
Ukuran dominan tidaknya suatu nilai didasarkan pada hal-hal berikut.
Banyak orang yang menganut nilai tersebut. Contoh, sebagian besar anggota masyarakat menghendaki perubahan ke arah yang lebih baik di segala bidang, seperti politik, ekonomi, hukum, dan sosial
Berapa lama nilai tersebut telah dianut oleh anggota masyarakat.
Tinggi rendahnya usaha orang untuk dapat melaksanakan nilai tersebut. Contoh, orang Indonesia pada umumnya berusaha pulang kampung (mudik) di hari-hari besar keagamaan, seperti Lebaran atau Natal.
Prestise atau kebanggaan bagi orang yang melaksanakan nilai tersebut. Contoh, memiliki mobil dengan merek terkenal dapat memberikan kebanggaan atau prestise tersendiri.
2. Nilai yang mendarah daging (internalized value)
Nilai mendarah daging adalah nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan, sehingga ketika seseorang melakukannya kadang tidak melalui proses berpikir atau pertimbangan lagi (bawah sadar).
Biasanya nilai ini telah tersosialisasi sejak seseorang masih kecil. Umumnya bila nilai ini tidak dilakukan, ia akan merasa malu, bahkan merasa sangat bersalah
Contoh nilai yang mendarah daging:
- seorang kepala keluarga yang belum mampu memberi nafkah kepada keluarganya akan merasa sebagai kepala keluarga yang tidak bertanggung jawab
- guru yang melihat siswanya gagal dalam ujian akan merasa gagal dalam mendidik anak tersebut.
